Marah merupakan perbuatan yang tidak baik. Yang saya maksud adalah marah yang tidak proporsional. Marah yang tak ada juntrungannya. Yang disulut oleh hawa nafsu dan godaan syetan. Bila kita melihat seseorang yang sedang marah, maka kita dapat melihat sorot matanya yang tajam, muka yang memerah, gigi yang menggeretak, bahkan akal sehatnya juga sedang terkesampingkan. Pokoknya gak enak dipandang mata deh.
Kita juga persis sama saat dilanda kemarahan karena ulah siapa saja. Ulah istri, anak, teman, dan lain-lain. Memang, sebaiknya persoalan apapun kita selesaikan dengan kepala dingin dan menggunakan akal sehat, jangan sampai emosi kita terpancing sehingga hawa nafsu kemarahan kita akan meraja lela. Makanya nabi SAW mengingatkan kita semua dalam salah satu sabdanya ,"jangan marah, jangan marah, jangan marah." Karena betapa tidak, sebenarnya ketika kita mengumbar hawa nafsu kemarahan, itu akan menimbulkan beberapa akibat kerugian.
1. Kerugian buat diri sendiri : akan terbiasa terpancing emosi, mengurangi kewibawaan diri sendiri, bahkan secara kesehatan dapat menyebabkan penyakit tertentu.
2. Kerugian buat orang lain : orang akan tidak simpati kepada kita, orang yang kita marahi sesungguhnya akan berontak, dll.
Apa yang harus kita lakukan saat kita dilanda kemarahan. Kita ingat terapi Nabi SAW yang sangat efektif dalam meredam kemarahan. Cepat-cepat berwudhu, insyaallah akan meredakan marah. Filosofinya adalah marah itu dari syetan, sedangkan syetan itu terbuat dari api. Api akan terkalahkan dengan air. Nah, kemarahan akibat hawa nafsu syetan, kita redam dengan air wudhu.
Hikmah yang dapat kita ambil yaitu dengan kemarahan sesungguhnya persoalan tidak mungkin terselesaikan. Jadi lebih baik kita mengatasinya dengan kepala dingin dan akal sehat.
Semoga bermanfaat khususnya buat saya sendiri, kalau ada yang menambahkan, ataupun komentar silahkan ......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar